skuad polandia di piala eropa 2020

Profil Skuad Polandia di Piala Eropa 2020 – Polandia akan menjadi salah satu peserta gelaran Piala Eropa tahun 2020 yang akan berlangsung musim panas nanti. Timnas Polandia berada di bawah perlindungan asosiasi sepakbola Polandia, Polski Związek Piłki Nożnej (PZPN). Markas mereka berada di Warsawa dengan nama PGE Narodowy National Stadium dan berkapasitas sekitar 50 ribu penonton.

Prestasi terbaik Polandia adalah meraih medali emas pada Olimpiade 1972 dan dua medali perak di Olimpiade 1976 dan Olimpiade 1992. Sementara untuk Piala Dunia, Polandia hanya mampu meraih tempat ke-3 pada edisi tahun 1974 dan 1982. Di ajang Piala Eropa, prestasi terbaik Polandia adalah sampai di babak perempat final pada edisi tahun 2016 kemarin.

Profil Timnas Polandia di Euro 2020

Tim nasional Polandia saat ini telah resmi mendapat satu tiket ke babak penyisihan grup Piala Eropa 2020 nanti. Sayangnya, Polandia harus tergabung dalam Grup E yang dihuni oleh tim-tim unggulan seperti Spanyol dan Swedia. Sementara satu tempat tersisa di Grup E masih akan diperebutkan oleh Bosnia Herzegovina, Irlandia Utara, Skotlandia dan Republik Irlandia.

Perjalanan Polandia di UEFA Euro 2020 akan dimulai pada pertengahan bulan Juni, tepatnya pada tanggal 15 Juni 2020. Mereka akan menghadapi tim pemenang babak play-off di Dublin Arena. Enam hari berselang, mereka akan menantang Spanyol di San Mamés, Bilbao. Tiga hari kemudian, Polandia akan berhadapan dengan Swedia di Dublin Arena sebagai laga penutup Grup E.

Sebelumnya, Polandia tak menemui kesulitan yang berarti untuk sampai ke putaran final Piala Eropa. Di babak kualifikasi, mereka berada di Grup G bersama dengan Austria, Makedonia Utara, Slovenia, Israel dan Latvia. Polandia sukses menangi empat laga awalnya. Masing-masing atas Austria, Latvia, Makedonia Utara dan Israel.

Namun, langkah cemerlang pasukan Jerzy Brzęczek harus terhenti pasca kalah atas Slovenia dan imbang kontra Austria di dua laga berikutnya. Tim berjuluk The White and Red kemudian kembali tancap gas dengan memenangi empat pertandingan tersisa. Polandia lolos sebagai juara Grup G dengan torehan 25 poin, unggul enam poin dari Austria yang ada di urutan ke-2.

Penjaga Gawang

Peran paling vital dalam sebuah tim sepakbola tentu adalah penjaga gawang. Baik atau tidaknya seorang kiper akan memengaruhi performa tim. Untuk itu, sebagai manajer Polandia, Jerzy Brzęczek akan membawa tiga nama penjaga gawang. Tiga penjaga gawang ini adalah pemain yang berusia di bawah 30 tahun.

Beberapa kiper yang akan dibawa Brzęczek antara lain kiper Juventus, Wojciech Szczęsny dan kiper andalan Bologna, Łukasz Skorupski. Kedua pemain ini adalah pemain yang sudah berpengalaman bersama timnas Polandia. Polandia juga akan membawa kiper muda Legia Warsawa, Radosław Majecki untuk melengkapi sektor penjaga gawang.

Wojciech Szczęsny tentu akan menjadi nama penjaga gawang yang paling disorot di sektor ini. Secara pengalaman, mantan kiper Arsenal ini tak perlu diragukan lagi. Szczęsny memulai debutnya bersama Polandia pada November 2009 silam. Ia pernah membela Polandia dalam dua edisi Piala Eropa sebelumnya, dan memperkuat tim ini pada Piala Dunia 2018 kemarin.

Selain Szczęsny, Łukasz Skorupski juga merupakan kiper yang dapat diandalkan Polandia. Skorupski memulai laga debutnya bersama tim ini pada tahun 2012. Meski begitu, Skorupski tercatat baru tampil sebanyak tiga kali saat bersama The White and Red. Sementara itu, bersama Bologna, Skorupski selalu jadi pilihan allenatore Siniša Mihajlović.

Pemain Bertahan

Berbeda dengan sektor penjaga gawang yang lebih didominasi oleh pemain berusia di bawah 30 tahun, Jerzy Brzęczek memilih banyak pemain senior untuk sektor pemain bertahan. Sekitar empat pemain berusia 30 tahunan akan menempati sektor pemain bertahan. Sementara untuk defender yang berusia di bawah 30 tahun, Brzęczek hanya memanggil tiga nama.

Para defender muda yang akan dipanggil antara lain, Jan Bednarek (Southampton), Bartosz Bereszyński (Sampdoria), Tomasz Kędziora (Dynamo Kyiv). Ada juga nama-nama pemain senior seperti Kamil Glik (Monaco) dan Łukasz Piszczek (Borussia Dortmund). Dua pemain senior lain, yakni Artur Jędrzejczyk (Legia Warzawa), Thiago Cionek (SPAL) juga akan menambah kekuatan lini belakang Polandia.

Sorotan akan tertuju pada sosok bek muda milik Southampton, Jan Bednarek. Bednarek yamg masih berusia 23 tahun merupakan pemain andalan The Saint. Selain itu, Bednarek juga telah dipercaya untuk mengawal lini belakang Polandia di ajang Piala Dunia 2018 kemarin. Pada kompetisi empat tahunan tersebut, Bednarek sanggup torehkan satu gol dari tiga penampilannya.

Baca Juga agen judi bola online piala eropa 2020

Sektor Lapangan Tengah

Midfielder, adalah salah satu posisi yang memiliki peran penting dalam sebuah tim sepakbola. Selain berguna untuk membantu serangan, midfielder juga terkadang diharapkan tampil maksimal untuk membantu pertahanan. Untuk itu, Jerzy Brzęczek akan membawa sebelas midfielder yang didominasi oleh pemain muda untuk ajang Euro 2020 nanti.

Beberapa midfielder yang dipanggil adalah midielder sayap, yakni Kamil Jóźwiak (Lech Poznan), Przemyslaw Frankowski (Chicago Fire) dan Arkadiusz Reca (SPAL). Satu pemain lain yakni Maciej Rybus (Lokomotiv Moscow) juga akan mengisi pos gelandang sayap. Sementara itu, satu pemain lain, yakni playmaker Dinamo Moscow, Sebastian Szymański akan ditempatkan sebagai gelandang serang,

Enam pemain sisanya akan menempati posisi gelandang tengah dan gelandang bertahan. Mereka adalah, Krystian Bielik (Derby County), Piotr Zieliński (Napoli), Dominik Furman (Wisla Plock), Jacek Góralski (Kairat Almaty). Serta dua pemain lain yakni Mateusz Klich (Leeds) dan Grzegorz Krychowiak (Lokomotiv Moscow).

Barisan Penyerang

Pilihan untuk sektor penyerang tentu tak boleh main-main. Oleh karena itu, penyerang yang dipilih Polandia haruslah penyerang yang berkualitas. Beruntung, Jerzy Brzęczek punya banyak opsi untuk mengisi lini depan skuadnya di turnamen Piala Eropa 2020. Di sektor ini, Brzęczek membawa enam nama dan tiga di antaranya adalah penyerang-penyerang terbaik Eropa.

Enam penyerang yang akan dibawa Polandia antara lain, Robert Lewandowski (Bayern München), Arkadiusz Milik (Napoli), Krzysztof Piątek (Hertha BSC). Ada juga tiga nama lain seperti Kamil Grosicki (West Bromwich Albion), Dawid Kownacki (Fortuna Düsseldorf) dan Damian Kądzior (Dinamo Zagreb).

Seperti yang kita ketahui, Robert Lewandowksi merupakan salah satu pemain tersubur yang bermain di Bundesliga. Selain itu, Lewandowski adalah top skorer sepanjang masa milik Polandia. Sementara itu, dua penyerang lain, yakni Arkadiusz Milik dan Krzysztof Piątek sebelumnya juga dikenal karena tampil gemilang di ajang Serie A.

Formasi dan Gaya Bermain Timnas Polandia

Setiap pelatih sepakbola tentu punya ciri khas kepelatihannya tersendiri, tak terkecuali manajer Polandia, Jerzy Brzęczek. Formasi andalan yang kerap dipakai Brzęczek adalah 4-2-3-1. Selain memakai formasi satu penyerang tunggal, Brzęczek adalah tipikal pelatih yang gemar memainkan strategi attacking football.

Strategi menyerang yang dimainkan Brzęczek menuntut agar penyerang tunggal tetap berada di depan. Hal ini bertujuan agar ketika tim melakukan serangan balik, sang penyerang tunggal dapat langsung menusuk ke jantung pertahanan lawan. Untuk itu, ia biasa memainkan Lewandowski ataupun Piątek yang memang biasa bermain sebagai target man.

Jerzy Brzęczek juga dikenal suka memainkan taktik serangan balik yang dikenal dengan Route One Football. Permainan seperti ini menuntut kejelian para defender dan penjaga gawang untuk melihat celah sekecil apapun dalam pertahanan lawan. Setelah mendapat serangan, kiper dan para defender harus langsung memberikan bola kepada seorang target man untuk lakukan serangan balik.