skuad ceko di piala eropa 2020

Profil Skuad Ceko di Piala Eropa 2020 – Republik Ceko mengalami perkembangan pesat dalam kurun waktu beberapa tahun terakhir. Pada babak Kualifikasi Euro 2020, Ceko tampil cemerlang dengan lolos ke putaran final setelah menempati posisi runner up Grup A.

Mereka berhasil finish di urutan kedua Grup A di bawah Inggris dengan koleksi 15 poin. 5 kemenangan dan 3 kali kalah merupakan sebuah pencapaian yang cukup baik bagi tim sekelas Rep. Ceko. Ini menjadi modal berharga bagi mereka untuk mengarungi kompetisi Euro 2020 yang akan dilaksanakan mulai bulan depan.

Formasi dan Gaya Bermain

Sejak September 2018, Timnas sepak bola Republik Ceko ditangani oleh seorang pelatih bernama Jaroslav Silhavy. Silhavy sendiri bukanlah orang baru di belantara sepak bola Ceko.

Ia sempat menjadi pelatih kepala di beberapa klub Ceko seperti, Viktoria Plzen, SK Slovia Liberec, hingga SK Slavia Prague. Pria 58 tahun tersebut bahkan sempat menjabat sebagai asisten pelatih Timnas Republik Ceko pada 2008 silam.

Di tangan Silhavy, Ceko berkembang menjadi tim penantang raksasa. Permainan efektif yang diperagakannya mampu membuat lawan mereka frustasi. Bermain bertahan dengan memanfaatkan kecepatan pemain sayap untuk melakukan serangan balik merupakan ciri khas permainan Ceko di bawah asuhan Silhavy.

Selama gelaran Kualifikasi Euro 2020, Ceko selalu menerapkan pola yang sama yaitu 4-2-3-1. Pada formasi ini, 3 gelandang serang memiliki peran yang cukup vital. Mereka berdiri di belakang seorang penyerang tunggal dan bertugas untuk membongkar pertahanan lawan.

Penjaga Gawang

Apabila berbicara tentang penjaga gawang dan Republik Ceko, mayoritas penggemar sepak bola akan berpikir pada sosok Petr Cech. Wajar, Cech memang bisa dikatakan sebagai kiper terbaik yang dimiliki oleh Timnas Republik Ceko sepanjang masa. Ia merupakan salah satu pemain penting dalam kesuksesan sepak bola Ceko pada periode 2000an.

Sejak Cech memutuskan untuk gantung sepatu pada akhir musim 2018/2019, Timnas Ceko masih belum menemukan pengganti yang sepadan. Mereka seakan kesulitan untuk mencari seorang Cech baru.

Sosok yang dinilai paling tepat untuk meneruskan perjuangan Petr Cech di bawah mistar gawang Republik Ceko adalah Tomas Vaclik. Vaclik tampil luar biasa bersama klubnya, Sevilla, dalam 2 musim terakhir. Total, Ia telah bermain dalam 59 pertandingan di La Liga dan berhasil membawa Sevilla untuk bersaing di papan atas.

Di level Timnas, Vaclik telah memulai debutnya pada 2012 silam. Hingga kini, Ia telah mengemas 47 caps bersama Republik Ceko. Pada Kualifikasi Euro 2020 kemarin, Vaclik menjadi pilihan utama sang pelatih. Ia tampil 6 kali dan berhasil mencatatkan 2 kali cleansheet. Dengan statistik tersebut, Vaclik diprediksi akan menjadi kiper utama Republik Ceko di Euro 2020 mendatang.

Ada 2 nama yang berpeluang untuk menjadi pelapis Vaclik sebagai kiper Republik Ceko yaitu Jiri Pavlenka dan Ondrej Kolar. Kedua pemain tersebut masing-masing mendapat kesempatan tampil sekali di babak kualifikasi. Namun, performa Pavlenka dan Kolar dinilai belum begitu matang untuk level internasional.

Barisan Pertahanan

Lini bertahan merupakan sektor paling vital bagi Republik Ceko. Sektor ini yang harus benar-benar diperhatikan dan diperkuat agar mampu menjalankan skema permainan yang telah direncanakan.

Pelatih Ceko mempercayakan posisi bek tengah kepada duet Ondrej Celutska dan Jakub Brabec. Keduanya tampil solid sebagai palang pintu pertahanan di depan penjaga gawang.

Duet Celutska dan Brabec terbukti mampu menahan gelombang serangan bertubi-tubi dari Hary Kane dan kawan-kawan di ajang kualifikasi Euro 2020 kemarin. Berkat aksi hebat kedua pemain tersebut, Ceko berhasil menang tipis di akhir laga dengan skor 2-1.

Nama-nama seperti Tomas Kalas, Stefan Simic, hingga Redim Reznik siap dijadikan pelapis di belakang Celutska dan Brabec.

Sementara di posisi bek sayap, Ceko memiliki sejumlah nama hebat seperti Pavel Kaderabek, Vladimir Coufal, Filip Novak dan Theodor Gebre-Selassie. Kemampuan marking dan tackling yang baik dari para bek sayap membuat pertahanan Ceko semakin kokoh.

Kemampuan komunikasi yang baik antara para pemain di lini belakang Timnas Ceko menjadi kekuatan utama mereka. Pelatih mereka berharap anak asuhnya mampu menunjukkan performa yang jauh lebih baik di putaran final Euro 2020 nanti.

BAca juga situs judi bola online EURO 2020

Sektor Tengah

Dengan pola permainan 4-2-3-1, sektor tengah Republik Ceko ditempati oleh 2 gelandang bertahan dan 3 gelandang serang. Gelandang bertahan bertugas sebagai pemutus aliran serangan lawan, sedangkan gelandang serang bertugas untuk membongkar ketatnya barisan pertahanan lawan.

Tomas Soucek dan Alex Kral dinilai sebagai duet terbaik yang mampu bermain sebagai gelandang bertahan. Soucek dan Kral dikenal sebagai pemain yang memiliki karakter yang lugas dan cerdas. Mereka tak segan melakoni duel keras dengan lawan demi mendapatkan bola. Keduanya juga memiliki visi bermain yang bagus sehingga dapat menjaga keseimbangan tim.

Sementara di posisi gelandang serang, Vladimir Darida telah 6 kali mengisi pos ini pada kualifikasi Euro 2020. Selain dituntut untuk memiliki kemampuan mengontrol permainan dengan baik, seorang pemain gelandang serang juga diwajibkan memiliki insting gol yang tajam.

Dari seluruh penampilannya di babak Kualifikasi, Darida tampil cukup baik dengan sumbangan 1 gol. Ia juga mampu bertindak sebagai playmaker dengan catatan lebih dari 75% umpan sukses.

Borek Dockal dan David Pavelka juga dianggap sebagai pemain yang cocok untuk mengisi pos tengah. Keduanya dikenal sebagai playmaker handal di klubnya masing-masing.

Di posisi winger, Ceko memiliki Jakub Jankto dan Lukas Masopust. Kedua pemain ini dapat bermain baik sebagai winger kanan dan kiri. Kemampuan dribel yang baik ditunjang dengan kecepatan dan akurasi umpan akurat membuat Jankto dan Masopust dipercaya mampu membongkar pertahanan lawan.

Sejauh ini, Jankto dan Masopust sama-sama mencatatkan 8 penampilan di ajang kualifikasi. Jankto berhasil menorehkan 1 gol dan 3 assist, sementara Masopust menyumbang 1 gol dan 1 assist.

Selain Jankto dan Masopust, Ceko juga memiliki sejumlah winger berkualitas dalam skuadnya. Pemain Burnley, Matej Vryda dan punggawa Brescia, Jaromir Zmrhal merupakan sosok yang tepat untuk melapisi Jankto dan Masopust di sisi sayap.

Lini Serang

Republik Ceko tampak lebih nyaman ketika bermain dengan seorang striker murni di posisi terdepan. Pemain ini tak lain hanya bertugas untuk menjebol gawang lawan, atau yang lebih sering disebut dengan target man.

Seperti pada umumnya, seorang target man di skuad Republik Ceko wajib memiliki postur tubuh yang tinggi besar. Tak hanya itu, pemain ini harus memiliki kemampuan mencetak gol yang baik.

Punggawa klub RB Leipzig, Patrick Shick, dinilai sebagai pemain yang cocok untuk menempati pos terdepan di Timnas Ceko. Shick yang memiliki tinggi 184 cm mampu tampil cemerlang bersama Leipzig dengan mencatatkan 6 gol dari 12 penampilan di Bundesliga.

Bersama Timnas, Shick menjadi tumpuan di lini depan Ceko. Ia menjadi pemain tersubur di skuad Republik Ceko dengan total 4 gol dari 6 laga Kualifikasi Euro 2020.

Michal Krmencik, Zdenek Ondrasek dan Martin Dolezal siap melengkapi lini serang Republik Ceko di putaran final Euro 2020, Maret mendatang. Di Fase Final Grup Ceko akan menghadapi Kroasia dan Inggris